Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Orang Tua Pasien Demam Tinggi Diminta Periksa Suhu Anak Sendiri, Wali Kota Tebing Tinggi Janji Sampaikan ke Dinas Terkait
Jumat, 14-08-2026 - 13:09:40 WIB
TERKAIT:
   
 

Tebing Tinggi, OPSINEWS.COM. Sumatera Utara | Dugaan pelayanan yang dinilai mengecewakan di Klinik Djohan, Jalan Kapten F. Tandean, Kota Tebing Tinggi, kembali menjadi sorotan. orang tua pasien anak mengaku diminta memeriksa sendiri suhu tubuh putrinya yang berusia enam tahun saat datang berobat dalam kondisi demam tinggi.

Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, seorang ayah bersama istrinya membawa putri mereka ke Klinik Djohan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.

Namun, menurut keterangan orang tua pasien, dirinya justru diminta melakukan pemeriksaan suhu tubuh anak menggunakan termometer yang disebut telah diletakkan di atas meja dokter.

Orang tua pasien mengaku keberatan dan mempertanyakan alasan dirinya yang harus melakukan pemeriksaan tersebut. Ia menilai, sebagai pasien yang datang untuk memperoleh pelayanan kesehatan, pemeriksaan kondisi anak semestinya dilakukan oleh tenaga medis sesuai prosedur pelayanan yang berlaku.

“Saya protes, kenapa kami yang memeriksa. Kami tidak tahu, kami percayakan semuanya kepada tenaga medis,” demikian keterangan orang tua pasien dalam pengaduannya.

Persoalan Berlanjut Saat Orang Tua Mempertanyakan Pelayanan

Situasi disebut semakin memanas setelah orang tua pasien mempertanyakan pelayanan tersebut. Ia mengaku seorang tenaga kesehatan kemudian mengambil telepon seluler dan merekam dirinya bersama anaknya yang saat itu sedang terbaring dalam kondisi demam.

Menurut pengakuan orang tua pasien, tindakan tersebut membuat anaknya terkejut, sementara istrinya merasa ketakutan. Ia menilai kondisi tersebut semestinya tidak terjadi ketika seorang anak sedang membutuhkan ketenangan dan penanganan medis.

Keluhan Disampaikan kepada Wali Kota

Keluhan tersebut kemudian disampaikan orang tua pasien kepada Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih melalui pesan pribadi. Dalam pengaduannya, ia meminta Pemerintah Kota Tebing Tinggi melalui Dinas Kesehatan menindaklanjuti persoalan pelayanan yang dialaminya.

Pengaduan itu mendapat respons dari Wali Kota pada Kamis (13/8/2026). Wali Kota menyatakan informasi tersebut akan diteruskan kepada dinas terkait.

“Wlkm slm wr wb. Baik trmksh infonya Lae, segera disampaikan k dinas terkait,” tulis Wali Kota Tebing Tinggi H. Iman Irdian Saragih dalam pesan balasannya.

Respons tersebut menunjukkan bahwa keluhan masyarakat tersebut telah diterima dan akan diteruskan kepada instansi yang memiliki kewenangan untuk melakukan penelusuran serta memberikan penjelasan.

JMSI Siapkan Surat Resmi

Sementara itu, pada Kamis (13/8/2026) di Zai Cafee, Jalan Gunung Lauser, Ketua Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia (PC JMSI) Kabupaten Serdang Bedagai dan Kota Tebing Tinggi, Irlan Jaya Situmorang, SH, melalui Sekretaris PC JMSI Kabupaten Serdang Bedagai-Tebingtinggi, Yusnar Al-Banjari, S.Pd., menyampaikan bahwa pihaknya dalam waktu dekat akan menyampaikan surat resmi kepada pihak-pihak terkait.

Surat tersebut rencananya ditujukan kepada Wali Kota Tebing Tinggi, Kepala Dinas Kesehatan, serta instansi terkait lainnya untuk meminta penjelasan dan tindak lanjut atas persoalan tersebut.

Irlan menegaskan, persoalan ini perlu dilihat secara objektif dan tidak boleh hanya didasarkan pada satu versi. Menurutnya, standar pelayanan, prosedur pemeriksaan pasien, kewenangan tenaga kesehatan, izin operasional fasilitas kesehatan, serta regulasi yang menjadi dasar penyelenggaraan pelayanan perlu diklarifikasi oleh instansi berwenang.

“Terkait dugaan buruknya pelayanan kesehatan di Klinik Djohan, kami akan menyurati secepatnya karena ada beberapa hal penting yang perlu dipertanyakan terkait izin dan regulasi dalam pelayanan kesehatan. Apakah dalam kondisi seorang anak mengalami demam tinggi, pemeriksaan suhu tubuh harus dilakukan sendiri oleh orang tuanya?” ujar Irlan.

Dinas Kesehatan Diminta Tidak Berhenti pada Klarifikasi

JMSI meminta persoalan tersebut tidak berhenti sebatas keluhan di media sosial maupun komunikasi pribadi, tetapi ditindaklanjuti melalui mekanisme pemeriksaan dan klarifikasi yang objektif.

Dinas Kesehatan diharapkan dapat memastikan apakah pelayanan yang diberikan kepada pasien telah sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku, termasuk prosedur pemeriksaan terhadap pasien anak.

Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian, masyarakat berhak memperoleh penjelasan mengenai langkah pembinaan atau tindakan yang akan dilakukan sesuai kewenangan pemerintah daerah.

Sebaliknya, apabila setelah dilakukan pemeriksaan tidak ditemukan pelanggaran, hasil klarifikasi juga perlu disampaikan secara terbuka agar persoalan tidak berkembang menjadi kesimpangsiuran informasi.

Klinik Djohan Diminta Berikan Klarifikasi

Di sisi lain, pihak Klinik Djohan perlu diberikan ruang yang cukup untuk menjelaskan kronologi kejadian dari perspektif manajemen maupun tenaga kesehatan yang disebut terlibat.

Klarifikasi tersebut penting, terutama terkait alasan orang tua pasien diminta melakukan pemeriksaan suhu tubuh anak, prosedur pelayanan yang diterapkan saat itu, serta dugaan perekaman menggunakan telepon seluler sebagaimana disampaikan oleh orang tua pasien.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi belum memperoleh keterangan resmi dari manajemen Klinik Djohan terkait keluhan tersebut.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak Klinik Djohan, tenaga kesehatan yang bersangkutan, maupun pihak terkait lainnya guna memastikan pemberitaan berlangsung secara berimbang, akurat, dan berdasarkan fakta yang dapat diverifikasi.

(Mendrova)




 
Berita Lainnya :
  • IKAD 2025 Kategori Unggul, Akses Keuangan Masyarakat Tebing Tinggi Raih Skor 5,60
  • Hak Jawab Yayasan Ismail Idris Bersaudara Ngaku Ahli Waris Pemilik Lahan Pasar Baru Panam di Duga Penuh Dengan Kebohongan 
  • Disorot Pemberitaan, Camat Tebing Tinggi Cek Galian Kuta Baru: Tak Ada Aktivitas, Alat Berat Masih di Lokasi dan Temuan Dilaporkan ke Satpol PP
  • Dua Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Dump Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi
  • Afriadi Andika, S.H., M. H. Sebagai Praktisi Hukum, dan wakil Pemimpin Redaksi Tipikor TV Mengapresiasi Dedikasi dan Pengabdian Polisi Wanita (Polwan) dalam Menjaga keamanan serta Memberikan Perlindungan dan Pelayanan kepada Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 IKAD 2025 Kategori Unggul, Akses Keuangan Masyarakat Tebing Tinggi Raih Skor 5,60
    02 Hak Jawab Yayasan Ismail Idris Bersaudara Ngaku Ahli Waris Pemilik Lahan Pasar Baru Panam di Duga Penuh Dengan Kebohongan 
    03 Disorot Pemberitaan, Camat Tebing Tinggi Cek Galian Kuta Baru: Tak Ada Aktivitas, Alat Berat Masih di Lokasi dan Temuan Dilaporkan ke Satpol PP
    04 Dua Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Dump Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi
    05 Afriadi Andika, S.H., M. H. Sebagai Praktisi Hukum, dan wakil Pemimpin Redaksi Tipikor TV Mengapresiasi Dedikasi dan Pengabdian Polisi Wanita (Polwan) dalam Menjaga keamanan serta Memberikan Perlindungan dan Pelayanan kepada Masyarakat
    06 Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
    07 Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
    08 Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
    09 Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
    10 Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
    11 Wartawan Opsinews.com Diteror Pesan dan Audio dari Nomor Tak Dikenal Usai Soroti Dugaan Galian C Kuta Baru
    12 Warganet Tantang Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Mandi di Sungai Bah Sombu Saat Diduga Ada Aliran Limbah PKS
    13 Kades Kuta Baru Tegaskan Pemdes Tak Pernah Terbitkan Rekomendasi Galian C, Camat dan Polres Tebing Tinggi Belum Beri Jawaban Lanjutan
    14 Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Kuta Baru Sergai Bebas Beroperasi
    15 Viral Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu, Camat Sipispis Klaim Sudah Laporkan ke DLH Sergai, Kini Menunggu Kroscek Lapangan
    16 Empat Bulan Buron, Terduga Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai
    17 Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu Disorot, Respons Kabid Perkim-LH Sergai Dipertanyakan
    18 Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Rakor Regional Sumatera, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Kejar Target Zero Stunting
    19 Warga Minta Bupati Sergai Evaluasi Camat Sipispis, Soroti Respons Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    20 Dinas Perkim-LH Sergai Tegaskan Pengawasan Tetap Berjalan, Warga Soroti Respons Camat Sipispis dan Kepala Desa Silau Padang
    21 Sempat Buang Barang Bukti Saat Dikejar Polisi, Residivis Narkoba di Pantai Cermin Kembali Diringkus
    22 Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Disorot, Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Belum Beri Tanggapan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik