Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Ditemukan Kondisi Pembangunan Yang Tidak Seharusnya, Kades Batang Nilo Kecil Minta Jangan Diberitakan
Jumat, 14-11-2025 - 16:05:43 WIB
TERKAIT:
   
 

PELALAWAN - OPSINEWS.-Dugaan penyimpangan dan penyalahgunaan Dana Desa (DD) sudah menjadi perbincangan hangat di kalangan publik karena para pemangku jabatan Kepala desa (Kades) saat ini menjadi trending topik dalam pemberitaan media seputar pengelolaan DD.

Masyarakat menilai bahwa para Kades yang telah ditangkap atas kasus korupsi, nyatanya tidak dijadikan contoh oleh yang lain karena masih banyak indikasi-indikasi korupsi yang terjadi.

"Anehnya, walaupun banyak Kepala Desa tersandung kasus korupsi Dana Desa, sepertinya itu tidak menjadi efek jera bagi yang lainnya," ucap salah seorang masyarakat kepada awak media di Pangkalan Kerinci, belum lama ini.

Menurutnya, DD yang langsung masuk ke Rekening Desa dan di kelola langsung oleh Pemerintah Desa seharusnya diawasi secara ketat oleh pihak-pihak yang berwenang agar dana tersebut dapat dikelola dengan baik dan tepat sasaran tanpa KKN.

Narasumber yang tidak ingin ditulis identitasnya ini menyebutkan salah satu contohnya seperti di Desa Batang Nilo Kecil, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, yang dinilai ada indikasi penyimpangan realisasi Dana Desa.

"Contohnya saja di desa kami, Desa Batang Nilo Kecil, Kecamatan Pelalawan, terhitung Tahun 2021 pembangunan di Desa Kami, hanya begitu-begitu saja," ungkapnya.

Lanjutnya menyampaikan, saya tidak bercerita jauh ke belakang, namun mulai tahun 2024 hingga tahun 2025 setahu kami hanya ada 3 pembangunan fisik di Desa Batang Nilo Kecil, yaitu 1 pembangunan pagar lapangan bola kaki dan 2 pembangunan semenisasi jalan.

"Tentunya sebagai masyarakat Desa Batang Nilo Kecil, kami sangat bersyukur atas pembangunan semenisasi jalan itu walaupun disisi lain ada rasa kecewa dengan mutu dan kualitas hasil pekerjaannya," ujarnya dengan ekspresi kurang puas.

Kekecewaan yang ditunjukkan oleh narasumber itu ternyata karena semenisasi jalan yang belum lama dibangun, tapi sudah mulai mengalami kerusakan. 

"Belum satu tahun dikerjakan telah mengalami retak-retak dan bahkan terlihat patah (retak panjanng yang membentang - red). Bahkan kerikil muncul ke permukaan, diduga kekurangan semen sebagai perekat material kerikil dan pasir, sehingga air hujan dapat mengikis permukaan semenisasi tersebut," sebutnya menjelaskan.

Terlepas dari semua keterangan yang diberikannya, narasumber menyarankan agar awak media melihat kondisi jalan yang dia maksud secara langsung, dan sekaligus konfirmasi kepada pihak terkait.

"Bagusnya rekan-rekan wartawan turun ke lokasi untuk melihat secara langsung kondisi jalan semenisasi tahun 2024 itu, dan juga sekaligus konfirmasi kepada Kepala Desa, Rahnus," kata narasumber diakhir penyampaiannya.

Menindaklanjuti keterangan narasumber, sejumlah wartawan turun melihat secara langsung Simenisasi jalan yang di bangun tahun 2024 itu, dan ternyata memang benar telah mengalami retak-retak. Ditemukan juga ada yang retak dengan ukuran panjang membentang dari salah satu sisi samping semenisasi, sepertinya yang dimaksud narasumber dengan kondisi 'Patah-patah'.

Selain itu, terdapat juga beberapa sisi semenisasi yang material kerikilnya bermunculan ke permukaan, bahkan ada yang dapat dengan mudah di congkel. Hal tersebut diduga karena pengerjaannya dilakukan asal jadi dan tidak memprioritaskan mutu maupun kualitas.

Rahnus, Kepala Desa Batang Nilo Kecil berhasil di konfirmasi pada hari Rabu (12/11/2025) di Kediamannya. Dia membenarkan bahwa semenisasi itu dikerjakan pada tahun 2024, dan belum ada pembangunan Tahun Anggaran 2025 karena belum ada pencairan.

"Itu dibangun tahun 2024, tahun ini belum ada pembangunan karena belum ada pencairan dari pusat, gaji saja belum diba," ungkapnya kepada awak media.

Terkait kondisi semenisasi yang telah mengalami kerusakan, Rahnus mengaku bukan orang yang memiliki kemampuan teknis di bidang pembangunan namun telah mencoba melakukan yang terbaik untuk desa sesuai kemampuannya.

"Sebagai manusia biasa, wajar jika pekerjaannya tidak sempurna, setidaknya saya telah berupaya melakukan yang terbaik untuk desa ini sesuai kemampuan saya," ucapnya.

Seolah didasari dengan sikap rendah diri, saat itu Kepala Desa Batang Nilo Kecil secara tenang meminta para wartawan agar tidak memberitakan persoalan pembangunan yang ditemukan di desanya.

"Jika kita cari buruknya seseorang pasti jumpa buruknya, jika kita cari baiknya pasti jumpa baiknya juga. Tidak usahlah kawan-kawan membuat berita mengenai itu lagi, saya nanti tidak enak jika orang-orang mengetahuinya. Saya anggap ini pelajaran, saya berjanji ke depannya akan berupaya lebih baik lagi," pinta Rahnus kepada awak media diakhir konfirmasi.

Dari konfirmasi wartawan kepada Rahnus, diketahui bahwa anggaran dana yang diterima oleh Desa Batang Nilo Kecil setiap tahun dapat mencapai lebih dari 1,5 miliar rupiah.

(Tim)

 




 
Berita Lainnya :
  • PIMPIN APEL GABUNGAN ASN, WALI KOTA TEBING TINGGI TEGASKAN LIMA POIN PENTING: DISIPLIN, KINERJA, DAN PELAYANAN PUBLIK JADI PRIORITAS
  • Babak Belur Dianiaya di Depan Umum, IRT Warga Jalan Purnama Purwosari Dipukul di Kepala, Mata Bengkak Hidung Berdarah
  • Lebih dari 6 Titik Tambang Galian C Ilegal Mencuat ke Publik di Desa Parit Baru , Warga Duga Ada Pembiaran dan Perlindungan Oknum
  • Dewan Pimpinan Kecamatan Idanegawo LIRA Himbau Warga Ciptakan Lingkungan Bersih Bebas Kolusi Polusi dan Nepotisme
  • Tragis! Pengendara Yamaha NMAX Tewas Terlindas Truk di Jalinsum Perbaungan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 PIMPIN APEL GABUNGAN ASN, WALI KOTA TEBING TINGGI TEGASKAN LIMA POIN PENTING: DISIPLIN, KINERJA, DAN PELAYANAN PUBLIK JADI PRIORITAS
    02 Babak Belur Dianiaya di Depan Umum, IRT Warga Jalan Purnama Purwosari Dipukul di Kepala, Mata Bengkak Hidung Berdarah
    03 Lebih dari 6 Titik Tambang Galian C Ilegal Mencuat ke Publik di Desa Parit Baru , Warga Duga Ada Pembiaran dan Perlindungan Oknum
    04 Dewan Pimpinan Kecamatan Idanegawo LIRA Himbau Warga Ciptakan Lingkungan Bersih Bebas Kolusi Polusi dan Nepotisme
    05 Tragis! Pengendara Yamaha NMAX Tewas Terlindas Truk di Jalinsum Perbaungan
    06 Sebutan Nama Hamba Allah terus Berbagi Semoga Jadi Barokah dan Meringankan Beban Saudara -saudara kita 
    07 Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Serahkan Kendaraan Dinas, Perkuat Kesiapan Operasional Satuan
    08 Dukung Pembinaan Atlet dan Cegah Balap Liar, Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Speed Grasstrack 2026 Naik Level Kejurnas
    09 Dugaan Dana Rp50 Juta Warnai Sengketa Lahan PT Arara Abadi, AJAR Siap Lapor ke Kejati dan Polda Riau
    10 Keluarga Korban Pengeroyokan Mengeluhkan Rekontruksi di Polres Pelalawan Ada yang Terlewatkan
    11 Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Curas, 4 dari 7 Pelaku dan 3 orang lagi Dalam Pencarian
    12 Pokir DPRD Kampar Dicoret, Tokoh Masyarakat Kampar Angkat Bicara, Apa Hak sekda Disini
    13 LSM-AMTI Desak APH Periksa Sekda Kampar, Turangan; Dari Dugaan Nepotisme Hingga Anggaran Publikasi Yang Dicoret
    14 Petani Bance’e Bone Bersuara: Tanaman Jagung Milik Warga hasil Keringat Petani di Rusak dan di Bakar
    15 DPRD KABUPATEN PELALAWAN RAPAT PARIPURNA DALAM RANGKA MEMPERINGATI  HUT KABUPATEN PELALAWAN YANG Ke 27 TAHUN
    16 WALI KOTA TEBING TINGGI SALURKAN BANTUAN 10 KG BERAS KEPADA KELUARGA KURANG MAMPU, 10.000 KPM JADI SASARAN
    17 Meningkatkan Akuntabilitas Serta Mendukung Pengelolahan Kas Daerah,BPKAD Rohil Agar Akuntabel Transparan
    18 Polsek Siak Hulu Gelar Green Policing di Desa Buluh Cina dan Dukung Penuh Program Kapolri Penanaman Satu Juta Pohon
    19 WALI KOTA TEBING TINGGI SALURKAN BANTUAN PERMAKANAN UNTUK 30 WARGA RENTAN, TEKANKAN PENTINGNYA EMPATI DAN KEPEDULIAN SOSIAL
    20 POLRES SERGAI TEGASKAN PERANG TERHADAP NARKOBA: 1,16 TON KETAMINE DIUNGKAP DI SELAT MALAKA, KAPOLRES AJAK MASYARAKAT PERKUAT BENTENG ANTI-NARKOBA
    21 Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Pimpin Pergantian Pejabat, (Sertijab)Teguhkan Profesionalisme
    22 Sat Reskrim Polres Kampar Berhasil Ungkap Mafia Penimbun BBM Solar Subsidi di Wilayah Tapung
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik