Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Pihak PT. Agrinas Akui Jual Buah Sawit Keluar Perusahaan Dengan Alasan Belum Ada Anggaran Selama Ini Dari Perusahaan
Selasa, 29-07-2025 - 19:04:30 WIB
TERKAIT:
   
 

Kuansing -OPSINEWS.COM-Penjualan buah kelapa sawit keluar dari PT Agrinas Palma Nusantara oleh pihak pelaksana semakin terkuak, sungguh miris, pihak perusahaan tanpa ragu mengakui kepada Athia wartawan bahwa perbuatan itu benar. Jumat 25/7/2025.

Hal tersebut terungkap saat pihak perwakilan perusahaan menjumpai salah seorang rekanan media inisial Athia yang sebelumnya turut membongkar kasus yang saat ini sudah beredar luas. Indikasi penjualan gelap ini tentunya melanggar aturan perusahaan dan bisa masuk ranah pidana.

Berawal dari sebuah panggilan telepon dari salah seorang inisial JS yang sedang bersama utusan perusahaan Agrinas, pertemuan tersebut disalah satu warung kopi di Desa Jake Teluk Kuantan. 

"Saya di minta untuk datang di salah satu warung kopi, karena kata JS sudah ditunggu oleh pihak Perusahaan" Kata Athia

Dalam pertemuan tersebut pihak perwakilan perusahaan bernama Eci mengatakan mengenai postingan dalam media sosial Tik Tok akun milik saya yang telah sampai ke Pimpinan Agrinas yang dikomentari netizen dengan judul narasi 'Dikabarkan kembali lebih dari 30 unit tambang emas illegal dikebun sawit milik negara Eks Duta Palma yang kini dikelolah PT. Agrinas (Divisi VII/VIII) dan tengah malam tandan sawitnya diduga sebagian dijual diluar areal kebun dengan menggunakan mobil Colt diesel, wilayah Desa Titian Modang Kopah Kecamatan Kuantan Tengah Kuansing'. 

"Ada postingan Tik Tok saya yang membuat mereka tersudutkan, karena dikomentari netizen yang membenarkan adanya penjualan buah sawit keluar perusahaan, begini bunyi komentarnya : Betul pak didesa seberang taluk setiap hari keluar buah 10 sampai 15 Colt diesel)Tulis akun @Ayahudin" Terang Athia. 

Berdasarkan hal itu pihak perusahaan meminta agar di hapus, dikarenakan sudah sampai ke pimpinan perusahaan dan beredar di grup PT. Agrinas Palma. Perwakilan pihak perusahaan mengatakan kepada Athia, dirinya diminta untuk menjumpainya terkait hal tersebut. 

"Eci diutus oleh pihak perusahaan untuk meminta saya menghapus postingan itu, dan dirinya menawarkan kepada saya, Minta berapa.? " Beber Athia

Namun Athia menolak permintaan pihak perusahaan. "Mohon maaf selama saya jadi wartawan tidak pernah menghapus berita, karena saya lebih mengedepankan kepercayaan masyarakat atau publik dari pada nilai Rupiah, apalagi bukan hanya di Tik Tok bahkan juga sudah kami terbitkan di beberapa media" Jawab Athia menolak permintaan perwakilan pihak perusahaan. 

Lanjutnya "Bahkan Eci tetap memohon agar diselesaikan semuanya dan kembali menanyakan berapa semuanya.? Kalaupun tidak di hapus bagaimana jika untuk menghentikan saja tentang berita selanjutnya dan berapa" Cetus Athia menceritakan hasil pertemuannya dengan Eci. 

Eci mengakui bahwasanya penjualan buah tersebut sudah diketahui masyarakat, bahkan bukan lagi jadi rahasia karena pengelolaan oleh PT.Agrinas Palma  belum sepenuhnya.

"Pengelolaan oleh PT.Agrinas ini masih sekitar 90%, maka belum ada anggaran untuk  operasional atau kebutuhan dana diluar dugaan, maklum lah kalau dilapangan ini, makanya minta dihentikan biar masyarakat tidak salah paham" kata eci mengakui,jumat (25/07/2025)

Mengenai hal tersebut Ketua Karang Taruna Kecamatan Benai Ahmad Fathony,S.H pun geram mengenai permainan busuk pihak oknum perusahaan.

"Lahan ini diserahkan untuk dikelola oleh BUMN, dengan tujuan menjaga produktivitas dan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar, bukan malah dijadikan ladang untuk kepentingan pribadi" Ucapnya

"Dari awal kita sudah menduga adanya praktik penjualan aset-aset tersebut oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang seharusnya BUMN mengelolanya, Penjualan ilegal ini merugikan negara dan masyarakat, karena aset negara yang seharusnya dikelola untuk kepentingan umum malah jatuh ke tangan pihak yang tidak berhak" Tambahnya. 

Terakhir Ahmad Fathony juga menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset negara.

"Kejadian ini juga menunjukkan perlunya sistem pengawasan yang efektif untuk mencegah penyalahgunaan wewenang dan korupsi.
Masyarakat perlu terus mengawal kasus ini dan menuntut pertanggungjawaban dari pihak-pihak terkait, tidak ada alasan pembenar untuk suatu tindak pidana, apalagi ini aset negara" Pungkasnya.




 
Berita Lainnya :
  • PIMPIN APEL GABUNGAN ASN, WALI KOTA TEBING TINGGI TEGASKAN LIMA POIN PENTING: DISIPLIN, KINERJA, DAN PELAYANAN PUBLIK JADI PRIORITAS
  • Babak Belur Dianiaya di Depan Umum, IRT Warga Jalan Purnama Purwosari Dipukul di Kepala, Mata Bengkak Hidung Berdarah
  • Lebih dari 6 Titik Tambang Galian C Ilegal Mencuat ke Publik di Desa Parit Baru , Warga Duga Ada Pembiaran dan Perlindungan Oknum
  • Dewan Pimpinan Kecamatan Idanegawo LIRA Himbau Warga Ciptakan Lingkungan Bersih Bebas Kolusi Polusi dan Nepotisme
  • Tragis! Pengendara Yamaha NMAX Tewas Terlindas Truk di Jalinsum Perbaungan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 PIMPIN APEL GABUNGAN ASN, WALI KOTA TEBING TINGGI TEGASKAN LIMA POIN PENTING: DISIPLIN, KINERJA, DAN PELAYANAN PUBLIK JADI PRIORITAS
    02 Babak Belur Dianiaya di Depan Umum, IRT Warga Jalan Purnama Purwosari Dipukul di Kepala, Mata Bengkak Hidung Berdarah
    03 Lebih dari 6 Titik Tambang Galian C Ilegal Mencuat ke Publik di Desa Parit Baru , Warga Duga Ada Pembiaran dan Perlindungan Oknum
    04 Dewan Pimpinan Kecamatan Idanegawo LIRA Himbau Warga Ciptakan Lingkungan Bersih Bebas Kolusi Polusi dan Nepotisme
    05 Tragis! Pengendara Yamaha NMAX Tewas Terlindas Truk di Jalinsum Perbaungan
    06 Sebutan Nama Hamba Allah terus Berbagi Semoga Jadi Barokah dan Meringankan Beban Saudara -saudara kita 
    07 Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Serahkan Kendaraan Dinas, Perkuat Kesiapan Operasional Satuan
    08 Dukung Pembinaan Atlet dan Cegah Balap Liar, Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Speed Grasstrack 2026 Naik Level Kejurnas
    09 Dugaan Dana Rp50 Juta Warnai Sengketa Lahan PT Arara Abadi, AJAR Siap Lapor ke Kejati dan Polda Riau
    10 Keluarga Korban Pengeroyokan Mengeluhkan Rekontruksi di Polres Pelalawan Ada yang Terlewatkan
    11 Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Curas, 4 dari 7 Pelaku dan 3 orang lagi Dalam Pencarian
    12 Pokir DPRD Kampar Dicoret, Tokoh Masyarakat Kampar Angkat Bicara, Apa Hak sekda Disini
    13 LSM-AMTI Desak APH Periksa Sekda Kampar, Turangan; Dari Dugaan Nepotisme Hingga Anggaran Publikasi Yang Dicoret
    14 Petani Bance’e Bone Bersuara: Tanaman Jagung Milik Warga hasil Keringat Petani di Rusak dan di Bakar
    15 DPRD KABUPATEN PELALAWAN RAPAT PARIPURNA DALAM RANGKA MEMPERINGATI  HUT KABUPATEN PELALAWAN YANG Ke 27 TAHUN
    16 WALI KOTA TEBING TINGGI SALURKAN BANTUAN 10 KG BERAS KEPADA KELUARGA KURANG MAMPU, 10.000 KPM JADI SASARAN
    17 Meningkatkan Akuntabilitas Serta Mendukung Pengelolahan Kas Daerah,BPKAD Rohil Agar Akuntabel Transparan
    18 Polsek Siak Hulu Gelar Green Policing di Desa Buluh Cina dan Dukung Penuh Program Kapolri Penanaman Satu Juta Pohon
    19 WALI KOTA TEBING TINGGI SALURKAN BANTUAN PERMAKANAN UNTUK 30 WARGA RENTAN, TEKANKAN PENTINGNYA EMPATI DAN KEPEDULIAN SOSIAL
    20 POLRES SERGAI TEGASKAN PERANG TERHADAP NARKOBA: 1,16 TON KETAMINE DIUNGKAP DI SELAT MALAKA, KAPOLRES AJAK MASYARAKAT PERKUAT BENTENG ANTI-NARKOBA
    21 Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Pimpin Pergantian Pejabat, (Sertijab)Teguhkan Profesionalisme
    22 Sat Reskrim Polres Kampar Berhasil Ungkap Mafia Penimbun BBM Solar Subsidi di Wilayah Tapung
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik