Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Klarifikasi Hendrizal, Rumah Kontrak Yang dihuni Rohingya Bukan Milik Pribadinya Melainkan Milik Orangtuanya
Sabtu, 05-07-2025 - 11:12:43 WIB
TERKAIT:
   
 

Pekanbaru, OPSINEWD.COM-Hendrizal sebagai Kasubsi Perawatan Rudenim Imigrasi yang di dampingi Kuasa hukumnya memberikan klarifikasi kepada media, Terkait Rumah Kontrak Yang dihuni Rohingya yang berada jalan Kuaran gang Rambutan, Kelurahan Marpoyan Damai, kecamatan Bukit Raya kota Pekanbaru, Riau.

Hendrizal menegaskan Saya memang ASN yang bertugas di di Rudenim Imigrasi, Bahwa rumah kontrakan yang dihuni Rohingya itu " Bukan Milik Pribadi Saya Melainkan Milik Orang Saya" Jumat 4/07/2025. Bertempat di warung kopi yang terkenal di Pekanbaru.

Awalnya Rohingya itu mereka mereka mencari rumah kontrakan di wilayah Marpoyan damai, dan saat itu kebetulan ada rumah kontrakan yang kosong milik orang tua saya sehingga orang tua saya mengizinkan dengan sayrat terlebih dahulu Identitas Rohingya tersebut, Setelah di Cek keabsahan identitasnya Baru orang tua saya mengizinkan untuk menempati rumah kontrakan itu. Tegasnya. Sambil menunjukkan legalitas Rohingya tersebut.

Saya tegaskan Para Pencari Suaka itu Bukan melalui saya dan bukan saya yang mencari rumah kontrakan mereka, tutup.

Adapun informasi yang beredar tentang Rohingya ini masih dalam pembahasan pemerintah, 

Imigran Rohingya Tinggal di Kontrakan Resahkan Warga Sekitar, Rudenim Pekanbaru : Karena IOM Tidak Sediakan Tempat Tinggal Mereka. Keberadaan Imigran Rohingya yang tinggal di Kontrakan Pemukiman Warga Kota Pekanbaru mulai menimbulkan masalah sosial.

Al hasil, Masyarakat Kota Pekanbaru yang berada di sekitar tempat kontrakan Warga Imigran Rohingya merasa tidak nyaman dengan Keberadaan mereka. Seperti yang terjadi dikeluhkan Masyarakat Jalan Kuaran Gang Rambutan Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Menurut Boyelino Kasubsi Keamanan Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Pekanbaru Kanwil Kementerian Imigrasi dan Permasyakatan (Imipas) Provinsi Riau, persoalan Imigran Rohingya yang tinggal mengontrak di Pemukiman Warga Pekanbaru dikarenakan tempat tinggal mereka tidak lagi ditanggung Organisasi Internasional untuk Imigrasi atau IOM (International Organization for Migration (IOM).

Mereka tidak dikasih tempat tinggal lagi oleh IOM. Hanya dikasih uang biaya hidup mereka Rp1.250.000 per kepala per bulan. Sehingga, kalau diposisikan kita jadi Imigran Rohingya tentu mencari tempat tinggal sendiri dengan biaya yang sudah diberikan, " ungkap Boyelino, Kamis (3/7/2025)

Dijelaskannya, sebelumnya Imigran Rohingya diberikan Tempat tinggal oleh IOM di tempat Penampungan bernama Community House (CH) yang ada delapan titik di Kota Pekanbaru. Permasalahan sosial terjadi karena Imigran Rohingya tinggal di Kontrakan sekitar Warga Pekanbaru terjadi karena memang IOM tidak lagi menanggung tinggal mereka di tempat penampungan Community House (CH) .

Itu di luar wewenang kami, itu wewenang IOM, " tegas Boyelino.

Hendrizal Kasubsi Perawatan Rudenim Pekanbaru menjadi sasaran tudingan miring Warga Kuaran Gang Rambutan Kelurahan Air Dingin Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru. Dikarenakan ada beberapa Imigran Rohingya yang tinggal di Kontrakan milik orangtuanya.

Jadi, perlu saya luruskan tidak benar Imigran Rohingya itu saya bisnis kan. Itu mereka yang datang mencari kontrakan yang kebetulan itu Kontrakan milik orang tua saya. Jadi, tidak ada hubungan dengan Pekerjaan saya sebagai Pegawai Rudenim Pekanbaru, " tegas Hendrizal.

Persoalan sosial terjadi karena tempat tinggal Imigran Rohingya di Pekanbaru tidak disediakan lagi oleh Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM). Yang Nota bene merupakan bagian dari PBB.

IOM Sebuah organisasi antarpemerintah di bidang migrasi yang didedikasikan untuk memastikan pengelolaan migrasi yang tertib dan manusiawi, untuk mempromosikan kerja sama internasional tentang masalah migrasi, untuk membantu pencarian solusi praktis untuk masalah migrasi dan untuk menyediakan bantuan kemanusiaan kepada migran yang membutuhkan, baik mereka pengungsi , orang terlantar , atau orang-orang terlantar lainnya.

IOM merupakan salah satu organisasi antar pemerintah utama di bidang migrasi dan bekerja sama erat dengan mitra pemerintah, antar pemerintah, dan nonpemerintah.***(Tim)




 
Berita Lainnya :
  • IKAD 2025 Kategori Unggul, Akses Keuangan Masyarakat Tebing Tinggi Raih Skor 5,60
  • Hak Jawab Yayasan Ismail Idris Bersaudara Ngaku Ahli Waris Pemilik Lahan Pasar Baru Panam di Duga Penuh Dengan Kebohongan 
  • Disorot Pemberitaan, Camat Tebing Tinggi Cek Galian Kuta Baru: Tak Ada Aktivitas, Alat Berat Masih di Lokasi dan Temuan Dilaporkan ke Satpol PP
  • Dua Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Dump Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi
  • Afriadi Andika, S.H., M. H. Sebagai Praktisi Hukum, dan wakil Pemimpin Redaksi Tipikor TV Mengapresiasi Dedikasi dan Pengabdian Polisi Wanita (Polwan) dalam Menjaga keamanan serta Memberikan Perlindungan dan Pelayanan kepada Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 IKAD 2025 Kategori Unggul, Akses Keuangan Masyarakat Tebing Tinggi Raih Skor 5,60
    02 Hak Jawab Yayasan Ismail Idris Bersaudara Ngaku Ahli Waris Pemilik Lahan Pasar Baru Panam di Duga Penuh Dengan Kebohongan 
    03 Disorot Pemberitaan, Camat Tebing Tinggi Cek Galian Kuta Baru: Tak Ada Aktivitas, Alat Berat Masih di Lokasi dan Temuan Dilaporkan ke Satpol PP
    04 Dua Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Dump Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi
    05 Afriadi Andika, S.H., M. H. Sebagai Praktisi Hukum, dan wakil Pemimpin Redaksi Tipikor TV Mengapresiasi Dedikasi dan Pengabdian Polisi Wanita (Polwan) dalam Menjaga keamanan serta Memberikan Perlindungan dan Pelayanan kepada Masyarakat
    06 Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
    07 Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
    08 Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
    09 Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
    10 Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
    11 Wartawan Opsinews.com Diteror Pesan dan Audio dari Nomor Tak Dikenal Usai Soroti Dugaan Galian C Kuta Baru
    12 Warganet Tantang Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Mandi di Sungai Bah Sombu Saat Diduga Ada Aliran Limbah PKS
    13 Kades Kuta Baru Tegaskan Pemdes Tak Pernah Terbitkan Rekomendasi Galian C, Camat dan Polres Tebing Tinggi Belum Beri Jawaban Lanjutan
    14 Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Kuta Baru Sergai Bebas Beroperasi
    15 Viral Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu, Camat Sipispis Klaim Sudah Laporkan ke DLH Sergai, Kini Menunggu Kroscek Lapangan
    16 Empat Bulan Buron, Terduga Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai
    17 Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu Disorot, Respons Kabid Perkim-LH Sergai Dipertanyakan
    18 Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Rakor Regional Sumatera, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Kejar Target Zero Stunting
    19 Warga Minta Bupati Sergai Evaluasi Camat Sipispis, Soroti Respons Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    20 Dinas Perkim-LH Sergai Tegaskan Pengawasan Tetap Berjalan, Warga Soroti Respons Camat Sipispis dan Kepala Desa Silau Padang
    21 Sempat Buang Barang Bukti Saat Dikejar Polisi, Residivis Narkoba di Pantai Cermin Kembali Diringkus
    22 Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Disorot, Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Belum Beri Tanggapan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik