Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Tambang Galian C Ilegal Bebas Beroperasi di Sungai Kampar Desa Parit Baru, Diduga Ada Uang Kordinasi
Kamis, 12-06-2025 - 08:34:41 WIB
TERKAIT:
   
 

Kampar- OPSINEWS.COM-Meskipun sudah banyak kebun sawit runtuh akibat abrasi sungai karena pasir dan kerikil dikeruk penambang ilegal secara membabi buta, namun sampai saat ini Tambang galian C 'ilegal' di Desa parit Baru Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar provinsi Riau belum tersentuh hukum

Hasil penelusuran dilapangan, Ada sekitar 11 (sebelas) titik lokasi tambang ilegal menjamur di sepanjang sungai kampar, tepatnya di desa parit baru, menurut warga setempat yang menolak namanya ditulis saat dihampiri pewarta,"para penambang galian C tersebut sudah bertahun-tahun lamanya melakukan penambang ilegal di sungai kampar, tepat di Desa Parit Baru Kecamatan tambang, namun sayangnya sampai saat ini belum pernah tersentuh oleh penegak hukum, diduga ada uang kordinasi secara terselubung 

Bahkan kata warga, dermaga rakit penyeberangan yang ada di desa tersebut sudah hampir roboh, namun para penambang dan pihak pemeritahan desa parit baru terkesan tutup mata, mulai dari BPD, kepala desa dan tokoh masyarakat setempat,"ujar warga

Aktivitas Para penambang Galian C mengunakan mesin sedotan dan alat berat Excavator, sudah banyak kebun sawit masyarakat runtuh ke kedalam sungai, hal ini sudah lama menjadi sorotan, namun tidak pernah tersentuh hukum, sepertinya aparat penegak hukum serta pemerintah setempat tutup mata,"ucapnya

Beberapa sumber menceritakan bahwa para penambang diduga banyak punya koneksi dengan (APH) Aparat Penegak Hukum dan pejabat daerah, bahkan kata sumber Matrial hasil tambang ilegal ini diduga digunakan untuk pembangunan gedung pemerintah

Terkait menjamurnya tambang ilegal di desa parit baru Alfian selaku Kepala Desa dikonfirmasi bungkam. 

"Sebaiknya laporkan ke APH karena mereka yg mempunyai wewenang, lebih baik langsung ke Polres atau Polda,"Tulis  kasatpolpp Kampar melalui pesan whatsapp
Ketika dikonfirmasi 12 juni 2025

Sementara itu, arshen Yunus, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP GARAPAN) Gabungan Rakyat Prabowo Gibran mengungkapkan, biasanya, kegiatan Tambang ilegal bebas beroperasi ada kongkalikong antara si penambang dengan APH serta pemerintah setempat. 

Menurut Larshen Yunus, mustahil mereka (penambang red)  berani melakukan penambangan secara Ilegal didalam sungai Kampar tanpa punya koneksi kepada pejabat daerah dan APH. 

"Saya yakin si penambang ilegal ini mempunyai koneksi dengan APH dan pejabat daerah, soalnya mereka cukup berani melakukan penambangan secara terangan terangan disepanjang sungai Kampar tersebut, bahkan diantara mereka penambang bukanlah putra daerah setempat atau Pribumi, meskipun sudah sering disorot di media,namun sampai saat ini tidak pernah disentuh oleh penegak hukum,"ungkap Larshen. 

"Sangat dimungkinkan si penambang ilegal ini mempunyai koneksi dengan oknum penegak hukum dan pejabat daerah, sehingga ia leluasa beroperasi tanpa ada resiko hukum, diduga kuat ada imbalan Gratifikasi atau uang kordinasi kepada APH tertentu yang membuat pengawasan dan penegakan hukum terhadap tambang ilegal tersebut melemah,"kata Larshen. 

Kita berharap kepada Irjen Herry Heryawan
Kapolda Riau yang baru dilantik, menggantikan Irjen Mohammad Iqbal bertindak tegas memutuskan koneksi si penambang ilegal ini yang sudah menahun meresahkan masyarakat disekitarnya aliran sungai Kampar.(tim)




 
Berita Lainnya :
  • IKAD 2025 Kategori Unggul, Akses Keuangan Masyarakat Tebing Tinggi Raih Skor 5,60
  • Hak Jawab Yayasan Ismail Idris Bersaudara Ngaku Ahli Waris Pemilik Lahan Pasar Baru Panam di Duga Penuh Dengan Kebohongan 
  • Disorot Pemberitaan, Camat Tebing Tinggi Cek Galian Kuta Baru: Tak Ada Aktivitas, Alat Berat Masih di Lokasi dan Temuan Dilaporkan ke Satpol PP
  • Dua Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Dump Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi
  • Afriadi Andika, S.H., M. H. Sebagai Praktisi Hukum, dan wakil Pemimpin Redaksi Tipikor TV Mengapresiasi Dedikasi dan Pengabdian Polisi Wanita (Polwan) dalam Menjaga keamanan serta Memberikan Perlindungan dan Pelayanan kepada Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 IKAD 2025 Kategori Unggul, Akses Keuangan Masyarakat Tebing Tinggi Raih Skor 5,60
    02 Hak Jawab Yayasan Ismail Idris Bersaudara Ngaku Ahli Waris Pemilik Lahan Pasar Baru Panam di Duga Penuh Dengan Kebohongan 
    03 Disorot Pemberitaan, Camat Tebing Tinggi Cek Galian Kuta Baru: Tak Ada Aktivitas, Alat Berat Masih di Lokasi dan Temuan Dilaporkan ke Satpol PP
    04 Dua Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Dump Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi
    05 Afriadi Andika, S.H., M. H. Sebagai Praktisi Hukum, dan wakil Pemimpin Redaksi Tipikor TV Mengapresiasi Dedikasi dan Pengabdian Polisi Wanita (Polwan) dalam Menjaga keamanan serta Memberikan Perlindungan dan Pelayanan kepada Masyarakat
    06 Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
    07 Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
    08 Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
    09 Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
    10 Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
    11 Wartawan Opsinews.com Diteror Pesan dan Audio dari Nomor Tak Dikenal Usai Soroti Dugaan Galian C Kuta Baru
    12 Warganet Tantang Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Mandi di Sungai Bah Sombu Saat Diduga Ada Aliran Limbah PKS
    13 Kades Kuta Baru Tegaskan Pemdes Tak Pernah Terbitkan Rekomendasi Galian C, Camat dan Polres Tebing Tinggi Belum Beri Jawaban Lanjutan
    14 Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Kuta Baru Sergai Bebas Beroperasi
    15 Viral Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu, Camat Sipispis Klaim Sudah Laporkan ke DLH Sergai, Kini Menunggu Kroscek Lapangan
    16 Empat Bulan Buron, Terduga Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai
    17 Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu Disorot, Respons Kabid Perkim-LH Sergai Dipertanyakan
    18 Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Rakor Regional Sumatera, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Kejar Target Zero Stunting
    19 Warga Minta Bupati Sergai Evaluasi Camat Sipispis, Soroti Respons Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    20 Dinas Perkim-LH Sergai Tegaskan Pengawasan Tetap Berjalan, Warga Soroti Respons Camat Sipispis dan Kepala Desa Silau Padang
    21 Sempat Buang Barang Bukti Saat Dikejar Polisi, Residivis Narkoba di Pantai Cermin Kembali Diringkus
    22 Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Disorot, Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Belum Beri Tanggapan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik