Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Ada Apa Dengan Notaris ini?
Cuekin Somasi Advokat, Tony Chaniago SH Nilai Notaris Asep Sudrajat, di Sinyalir Notaris Tidak Bertanggungjawab
Selasa, 18-02-2025 - 11:10:48 WIB
TERKAIT:
   
 

Kampar- OPSINEWS.COM-Jika ada niat anda ingin menggunakan jasa notaris Asep Sudrajat, sebaiknya pikir-pikir terlebih dahulu. Sebab, 'tercium aroma ' adanya dugaan mufakat jahat dengan sejumlah mafia tanah yang ada di Riau, salah satunya tidak asing lagi di ranah Melayu ini ada nama Sumardi alias Edi Sukur.

Tony Chaniago SH, Kuasa hukum dari Murdiati yang menjadi korban ratusan juta atas modus kolaborasi antara notaris dengan pemilik tanah Sumardi alias Edi Sukur, mengatakan sangat kecewa dengan Asep Sudrajat yang dinilai tidak mau menyelesaikan sengketa antar konsumennya.

Tidak ada upaya bahkan mediasi padahal sudah melalui somasi advokat kantor Tony Chaniago SH & Partner, namun seakan tidak ada respon " kecawa kita, dimana Asep Sudrajat merupakan orang hukum, akan tetapi beliau abaikan panggilan kita selaku penegak hukum," kata Tony Chaniago SH, Selasa  (15/02/2025) pagi ta yeeedi.

Dengan prilaku cuek bebek ini, kata Tony Chaniago maka di sinilah kita bisa menilai bahwa dapat di simpulkan bahwa notaris Sudrajat tidak profesional, notaris 'kaleng-kaleng' dan tidak bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan oleh kebijakannya.

Kata Tony Chaniago untuk memperjuangkan kliennya beliau akan melakukan upaya hukum " Kita akan gugat notaris dan pemilik tanah Edi Sukur ini ke pengadilan, yakinlah,"  tegas Tony Chaniago.

Kata Tony Chaniago, kini masih melaksanakan secara persuasif dulu dan kita coba jalan mediasi. Jika jalur mediasi tidak juga tidak ditemukan titik baiknya, kita akan lakukan upaya hukum selanjutnya.

" Kita akan terus perjuangkan ini, kita akan bawa perkara ini ke pengadilan dengan sejumlah barang bukti yang ada, tunggulah," ancaman Tony Chaniago dengan tegas.

Sebagaimana diketahui, perkara ini muncul pada saat antara Murdiati dan pemilik tanah Edi Sukur membuat suatu perjanjian yang mengikat. Dimana, pemilik tanah Edi Sukur memberikan kuasa untuk menjual tanah sebanyak 17 kapling.

Dimana lahan itu kosong dan banyak masalah dengan masyarakat Jalan Saudara, Kacamatan Tuah Madan, Kota Pekanbaru. Lantaran waktu itu lahan kosong dan berimba, maka Edi Sukur memberikan kuasa kepada Murdiati yang merupakan warga setempat.

Pada saat itu dalam perjanjian, Murdiati diberikan beban membersihkan lahan, amankan lokasi objek, dan saat itu Edi Sukur  hanya meminta Rp50 juta jika tanah itu terjual dan hasil penjualan itu diserahkan kepada Notaris Asep Sudrajat, untuk mengangsur hutang Edi Sukur.

Ditengah perjalanan, setelah lahan dimasukin alat berat dan bersih, dimana menurut Murdiati beliau habiskan uang mencapai Rp200 juta. Pada saat dapat konsumen, saat akan di balik namakan surat tanah sesuai perjanjian, malah notaris mengatakan surat sudah di ambil Edi Sukur.

Ketika dipertanyakan kepada Notaris kenapa tidak dikonfirmasi ke beliau sebelum menyerahkan surat tanah itu Notaris ini malah berjanji akan membantu kerugian Murdiati. Sekian bulan berjalan, namun etikat baik Asep Sudrajat tidak ada, bahkan melalui pengacara pun dia cuek bebek.

" Saya dirugikan lebih Rp200 juta, saya di rayu, saya di iming-iming untung besar. Saat saya sudah laksanakan perjanjian, meraka malah ingkar," Murdiati.

Kata Murdiati, atas prilaku notaris dan pemilik tanah Edi Sukur ini saya merasa tertipu dan dibohongi meraka memiliki mufakat jahat terhadap dirinya " Saya akan laporkan pidananya, sebab saya di rugikan secara materi dan immateri" pungkas Murdiati . Notaris Asep Sudrajat di konfirmasi oleh media mau pun pengacara tidak pernah di gubris hingga berita ini diterbitkan.

Tim*




 
Berita Lainnya :
  • IKAD 2025 Kategori Unggul, Akses Keuangan Masyarakat Tebing Tinggi Raih Skor 5,60
  • Hak Jawab Yayasan Ismail Idris Bersaudara Ngaku Ahli Waris Pemilik Lahan Pasar Baru Panam di Duga Penuh Dengan Kebohongan 
  • Disorot Pemberitaan, Camat Tebing Tinggi Cek Galian Kuta Baru: Tak Ada Aktivitas, Alat Berat Masih di Lokasi dan Temuan Dilaporkan ke Satpol PP
  • Dua Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Dump Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi
  • Afriadi Andika, S.H., M. H. Sebagai Praktisi Hukum, dan wakil Pemimpin Redaksi Tipikor TV Mengapresiasi Dedikasi dan Pengabdian Polisi Wanita (Polwan) dalam Menjaga keamanan serta Memberikan Perlindungan dan Pelayanan kepada Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 IKAD 2025 Kategori Unggul, Akses Keuangan Masyarakat Tebing Tinggi Raih Skor 5,60
    02 Hak Jawab Yayasan Ismail Idris Bersaudara Ngaku Ahli Waris Pemilik Lahan Pasar Baru Panam di Duga Penuh Dengan Kebohongan 
    03 Disorot Pemberitaan, Camat Tebing Tinggi Cek Galian Kuta Baru: Tak Ada Aktivitas, Alat Berat Masih di Lokasi dan Temuan Dilaporkan ke Satpol PP
    04 Dua Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Dump Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi
    05 Afriadi Andika, S.H., M. H. Sebagai Praktisi Hukum, dan wakil Pemimpin Redaksi Tipikor TV Mengapresiasi Dedikasi dan Pengabdian Polisi Wanita (Polwan) dalam Menjaga keamanan serta Memberikan Perlindungan dan Pelayanan kepada Masyarakat
    06 Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
    07 Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
    08 Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
    09 Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
    10 Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
    11 Wartawan Opsinews.com Diteror Pesan dan Audio dari Nomor Tak Dikenal Usai Soroti Dugaan Galian C Kuta Baru
    12 Warganet Tantang Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Mandi di Sungai Bah Sombu Saat Diduga Ada Aliran Limbah PKS
    13 Kades Kuta Baru Tegaskan Pemdes Tak Pernah Terbitkan Rekomendasi Galian C, Camat dan Polres Tebing Tinggi Belum Beri Jawaban Lanjutan
    14 Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Kuta Baru Sergai Bebas Beroperasi
    15 Viral Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu, Camat Sipispis Klaim Sudah Laporkan ke DLH Sergai, Kini Menunggu Kroscek Lapangan
    16 Empat Bulan Buron, Terduga Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai
    17 Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu Disorot, Respons Kabid Perkim-LH Sergai Dipertanyakan
    18 Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Rakor Regional Sumatera, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Kejar Target Zero Stunting
    19 Warga Minta Bupati Sergai Evaluasi Camat Sipispis, Soroti Respons Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    20 Dinas Perkim-LH Sergai Tegaskan Pengawasan Tetap Berjalan, Warga Soroti Respons Camat Sipispis dan Kepala Desa Silau Padang
    21 Sempat Buang Barang Bukti Saat Dikejar Polisi, Residivis Narkoba di Pantai Cermin Kembali Diringkus
    22 Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Disorot, Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Belum Beri Tanggapan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik