Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Warung Remang-Remang Saat Berada di Desa Baru Ditutup di duga Karna Tidak Storan
Diduga Terima Upeti dari Pengusaha Warung Remang-Remang di Desa Pandau Jaya Makanya di Biarkan
Sabtu, 08-02-2025 - 16:16:22 WIB
TERKAIT:
   
 

Kampar - OPSINEWS.COM-Penegak Perda kabupaten Kampar khususnya Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Kampar Arizon diduga Terima upeti dari pihak Warung Remang-Remang yang menyediakan minuman keras dan wanita penghibur di Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Buktinya sampai sekarang di biarkan.

Pasalnya, bulan lalu awalnya Tim Yustisi Satpol PP Kampar menutup dengan menyegel Warung Remang-Remang di Desa Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.

Namun,Warung Remang-Remang kembali dibuka Pemilik yang sama dan usaha yang sama di Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. Tapi di biarkan, Sehingga kuat dugaan dapat Upeti dan di lakukan Razia Siang hari. sudah jelas siang hari pengunjung warung remang -remang tidak ada di siang hari. Namun pol pp Kampar berdalih,Minggu lalu itu bukan Razia tapi Sosialisasi.

Kasatpol PP Kampar Arizon diduga kuat menerima Upeti karena melakukan pembiaran terhadap usaha Warung Remang-Remang yang menjadi penyakit masyarakat yang keberadaannya meresahkan masyarakat. Buktinya saat di desa Baru di segel, tapi setelah pindah di Desa Pandau jaya di  Bebaskan di beroperasi.

Kasat Pol PP Arizon menjelaskan " laporan anggota saya hanya sampai Pukul 21.00. WIB, dan tidak ada miras serta tidak ada Cewek Pelayan, ucapnya, 08/02/2025.

Penjelasan Satpol pp itu sudah sangat bertolak belakang dengan fakta yang terjadi di lapangan, ditemukan ada minuman Beralkohol, Merek Anggur Merah, Bier, serta ada cewek pelayan,

Baru-Baru ini kelihatan di lokasi warung remang -remang itu sudah di pasang Pagar untuk mengalihkan pandangan masyarakat dalam menyamarkan Aktivitas Warung remang- remang tersebut.

Bahkan, Tim Satpol PP melakukan hal yang menjadi cibiran masyarakat larenaelakukan razia Warung Temu tersebut pada siang hari.
"Kalau razianya siang hari, sepertinya sudah terima upeti. Mana ada Warung Remang-Remang buka di siang hari, " ungkap Warga Sekitar kepada Wartawan.

Apalagi, dalam waktu dekat memasuki Bulan Suci Ramadhan, Keberadaan Warung Remang-Remang jelas merusak Citra Kabupaten Kampar yang dikenal sebagai Serambi Mekkah.

"Citra Kampar Sebagai Serambi Mekkah rusak gara-gara keberadaan Warung Remang-Remang ini, apalagi mendektii bulan suci Ramadhan, semakin meresahkan masyarakat, " ujarnya.
Warung Remang-Remang masih beroperasi, Jumat (7/2/2025) malam tidak hanya menyediakan minuman keras, namun juga menyediakan wanita wanita penghibur.

"Masih beroperasi tadi malam, wanita penghiburnya ada 4 orang tadi malam. Biasanya lima orang, " beber Warga sekitar yang minta namanya tidak disebutkan.

Sementara itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar melalui Kasatpol PP Kampar Arizon tidak membantah dan tidak juga membenarkan adanya penerimaan upeti dari pemilik Warung Remang-Remang di Desa Pandau Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar.

Namun ironisnya, Kasat Polisi Pamong Praja Menggunakan saat di konfirmasi oleh media melalui WhatsApp mengatakan " yang itu adalah sosialisasi," Biarkan aja mereka itu tak usah kamu ikut-ikutan kayak Mereka," tandas Kasatpol PP Kampar Arizon, Jumat (07/02/2025).

Dalam hal ini, Polisi Pamong Praja sebagai gardan terdepan dalam menegakkan Peraturan pemerintah Daerah Kabupaten Kampar ini Seakan - akan meminta agar pihak media membiarkan usaha Warung Remang-Remang Remang tetap beroperasi. tim"




 
Berita Lainnya :
  • IKAD 2025 Kategori Unggul, Akses Keuangan Masyarakat Tebing Tinggi Raih Skor 5,60
  • Hak Jawab Yayasan Ismail Idris Bersaudara Ngaku Ahli Waris Pemilik Lahan Pasar Baru Panam di Duga Penuh Dengan Kebohongan 
  • Disorot Pemberitaan, Camat Tebing Tinggi Cek Galian Kuta Baru: Tak Ada Aktivitas, Alat Berat Masih di Lokasi dan Temuan Dilaporkan ke Satpol PP
  • Dua Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Dump Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi
  • Afriadi Andika, S.H., M. H. Sebagai Praktisi Hukum, dan wakil Pemimpin Redaksi Tipikor TV Mengapresiasi Dedikasi dan Pengabdian Polisi Wanita (Polwan) dalam Menjaga keamanan serta Memberikan Perlindungan dan Pelayanan kepada Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 IKAD 2025 Kategori Unggul, Akses Keuangan Masyarakat Tebing Tinggi Raih Skor 5,60
    02 Hak Jawab Yayasan Ismail Idris Bersaudara Ngaku Ahli Waris Pemilik Lahan Pasar Baru Panam di Duga Penuh Dengan Kebohongan 
    03 Disorot Pemberitaan, Camat Tebing Tinggi Cek Galian Kuta Baru: Tak Ada Aktivitas, Alat Berat Masih di Lokasi dan Temuan Dilaporkan ke Satpol PP
    04 Dua Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Dump Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi
    05 Afriadi Andika, S.H., M. H. Sebagai Praktisi Hukum, dan wakil Pemimpin Redaksi Tipikor TV Mengapresiasi Dedikasi dan Pengabdian Polisi Wanita (Polwan) dalam Menjaga keamanan serta Memberikan Perlindungan dan Pelayanan kepada Masyarakat
    06 Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
    07 Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
    08 Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
    09 Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
    10 Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
    11 Wartawan Opsinews.com Diteror Pesan dan Audio dari Nomor Tak Dikenal Usai Soroti Dugaan Galian C Kuta Baru
    12 Warganet Tantang Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Mandi di Sungai Bah Sombu Saat Diduga Ada Aliran Limbah PKS
    13 Kades Kuta Baru Tegaskan Pemdes Tak Pernah Terbitkan Rekomendasi Galian C, Camat dan Polres Tebing Tinggi Belum Beri Jawaban Lanjutan
    14 Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Kuta Baru Sergai Bebas Beroperasi
    15 Viral Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu, Camat Sipispis Klaim Sudah Laporkan ke DLH Sergai, Kini Menunggu Kroscek Lapangan
    16 Empat Bulan Buron, Terduga Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai
    17 Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu Disorot, Respons Kabid Perkim-LH Sergai Dipertanyakan
    18 Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Rakor Regional Sumatera, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Kejar Target Zero Stunting
    19 Warga Minta Bupati Sergai Evaluasi Camat Sipispis, Soroti Respons Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    20 Dinas Perkim-LH Sergai Tegaskan Pengawasan Tetap Berjalan, Warga Soroti Respons Camat Sipispis dan Kepala Desa Silau Padang
    21 Sempat Buang Barang Bukti Saat Dikejar Polisi, Residivis Narkoba di Pantai Cermin Kembali Diringkus
    22 Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Disorot, Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Belum Beri Tanggapan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik