Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Gunakan Badan Jalan Raya Untuk Jualan,Pedagang Nenas Rimbo Panjang Resahkan Penguna Jalan
Kamis, 15-08-2024 - 09:16:18 WIB
TERKAIT:
   
 

Kampar- OPSINEWS.COM-Pedagang kaki lima atau yang dikenal dengan pedagang Nenas sudah sangat meresahkan masyarakat penguna jalan,mereka pedagang kaki lima sudah bertahun-tahun mengunakan badan jalan Raya untuk berjualan nenas,
Tepat di Desa Rimbo panjang kecamatan tambang kabupaten Kampar provinsi Riau.

Akibat ulah pedagang "ilegal" ini sering terjadi kemacetan di sepanjang jalan tersebut,selain itu juga sangat berbahaya terhadap masyarakat penguna jalan lainnya,
Bahkan mobil parkir sampai tiga baris mengunakan badan jalan raya jalur dua desa Rimbo panjang,
khususnya didepan kios ajo pendi dan kios martin yang tidak jauh dari bundaran jalur dua desa Rimbo panjang

Pantauan media di lapangan terlihat jelas di sepanjang jalan raya tersebut mobil travel  parkir sampai tiga baris memakan Badan jalan,
terutama di kios ajo pendi dan kios martin,sehingga jalan jalur dua desa Rimbo panjang tersebut rawan kecelakaan.

Beberapa masyarakat penguna jalan saat dihampiri wartawan mengatakan,"Kondisi ini, katanya tentu sangat mengganggu apalagi kalau malam hari,banyak kendaraan roda dua lalu lalang menempuh jalur berlawanan arah,kerana bundaran untuk berbelok jauh,sehingga warga penguna kendaraan roda dua mengambil jalan pintas dengan cara menempuh jalur berlawanan arah menuju bundaran di jalan jalur dua tepatnya di depan kios "ilegal" ajo pendi dan kios Martin

Sudah bertahun-tahun lamanya bangunan diatas tanah DMJ (Daerah Milik Jalan) tidak jauh dari bundaran jalan Raya jalur dua desa Rimbo panjang,setiap malam diperkirakan hampir seluruh travel jurusan sumbar berbaris sampai tiga jalur memakan badan jalan jalur dua didepan kios ajo pendi dan martin,sehingga terlihat bagaikan terminal bayangan,
lantaran mobil travel  dan mobil lainnya berbaris di kios ilegal tersebut memakan badan jalan jalur dua

Salah seorang pedagang kaki lima saat dihampiri awak media terkait mobil parkir menggunakan badan jalan,justru dia pedagang di kios ajo pendi menyalahkan pemerintah,dia mengatakan pemerintah tidak menyediakan lahan parkir.

Bapak justru mengunakan tanah DMJ, mendirikan bangunan,
mustahil pemerintah memberikan izin dan menyediakan lahan parkir,"Kata Adi warga Rimbo panjang menjelaskan kepada pemilik kios ajo pendi Rabu malam (14/8/2024)

"Apa yang hendak ditertibkan parkir mobil di jalan,pemerintah tidak menyediakan lokasi parkir untuk kami jualan,"jawab pria setengah baya yang terkesan sombong berjualan di warung ajo pendi mengunakan tanah Daerah Milik Jalan raya Desa Rimbo panjang.

Untuk diketahui,Pemerintah Kabupaten Kampar sudah pernah memberikan surat tertulis kepada para pedagang liar ini agar mengosongkan lokasi tersebut,namun sampai saat ini belum ada tindakan yang serius,seakan membiarkan keresahan menghantui masyarakat pengguna jalan,keselamatan masyarakat,padahal keselamatan pengguna jalan jauh lebih penting,”ujar udin masyarakat Rimbo panjang.

Selain mendirikan bangunan liar diatas Parit jalan raya jalur dua tersebut,mereka se-enaknya saja membuang sampah kedalam parit,Sehingga Parit untuk aliran air beralih pungsi jadi tempat sampah oleh pedagang kaki lima yang ada di sepanjang jalan tersebut
,"demikian disampaikan warga Rimbo panjang yang resah melihat tingkah laku pedagang ilegal ini.hingga berita ini dilansir,
pihak-pihak terkait lainnya belum dapat dikonfirmasi (kumbang).




 
Berita Lainnya :
  • IKAD 2025 Kategori Unggul, Akses Keuangan Masyarakat Tebing Tinggi Raih Skor 5,60
  • Hak Jawab Yayasan Ismail Idris Bersaudara Ngaku Ahli Waris Pemilik Lahan Pasar Baru Panam di Duga Penuh Dengan Kebohongan 
  • Disorot Pemberitaan, Camat Tebing Tinggi Cek Galian Kuta Baru: Tak Ada Aktivitas, Alat Berat Masih di Lokasi dan Temuan Dilaporkan ke Satpol PP
  • Dua Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Dump Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi
  • Afriadi Andika, S.H., M. H. Sebagai Praktisi Hukum, dan wakil Pemimpin Redaksi Tipikor TV Mengapresiasi Dedikasi dan Pengabdian Polisi Wanita (Polwan) dalam Menjaga keamanan serta Memberikan Perlindungan dan Pelayanan kepada Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 IKAD 2025 Kategori Unggul, Akses Keuangan Masyarakat Tebing Tinggi Raih Skor 5,60
    02 Hak Jawab Yayasan Ismail Idris Bersaudara Ngaku Ahli Waris Pemilik Lahan Pasar Baru Panam di Duga Penuh Dengan Kebohongan 
    03 Disorot Pemberitaan, Camat Tebing Tinggi Cek Galian Kuta Baru: Tak Ada Aktivitas, Alat Berat Masih di Lokasi dan Temuan Dilaporkan ke Satpol PP
    04 Dua Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Dump Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi
    05 Afriadi Andika, S.H., M. H. Sebagai Praktisi Hukum, dan wakil Pemimpin Redaksi Tipikor TV Mengapresiasi Dedikasi dan Pengabdian Polisi Wanita (Polwan) dalam Menjaga keamanan serta Memberikan Perlindungan dan Pelayanan kepada Masyarakat
    06 Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
    07 Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
    08 Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
    09 Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
    10 Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
    11 Wartawan Opsinews.com Diteror Pesan dan Audio dari Nomor Tak Dikenal Usai Soroti Dugaan Galian C Kuta Baru
    12 Warganet Tantang Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Mandi di Sungai Bah Sombu Saat Diduga Ada Aliran Limbah PKS
    13 Kades Kuta Baru Tegaskan Pemdes Tak Pernah Terbitkan Rekomendasi Galian C, Camat dan Polres Tebing Tinggi Belum Beri Jawaban Lanjutan
    14 Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Kuta Baru Sergai Bebas Beroperasi
    15 Viral Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu, Camat Sipispis Klaim Sudah Laporkan ke DLH Sergai, Kini Menunggu Kroscek Lapangan
    16 Empat Bulan Buron, Terduga Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai
    17 Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu Disorot, Respons Kabid Perkim-LH Sergai Dipertanyakan
    18 Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Rakor Regional Sumatera, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Kejar Target Zero Stunting
    19 Warga Minta Bupati Sergai Evaluasi Camat Sipispis, Soroti Respons Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    20 Dinas Perkim-LH Sergai Tegaskan Pengawasan Tetap Berjalan, Warga Soroti Respons Camat Sipispis dan Kepala Desa Silau Padang
    21 Sempat Buang Barang Bukti Saat Dikejar Polisi, Residivis Narkoba di Pantai Cermin Kembali Diringkus
    22 Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Disorot, Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Belum Beri Tanggapan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik