Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Agar Long COVID-19 Tak Berkepanjangan, Ini Penjelasan dr Wiwin
Jumat, 27-08-2021 - 15:43:02 WIB
Ilustrasi. @MARKETING.co.id
TERKAIT:
   
 

SURABAYA, OPSINEWS.COM - Selama pandemi COVID-19, banyak penyintas yang mengalami long COVID-19. Lalu, apa yang harus dilakukan agar long COVID-19 tidak berkepanjangan?

Anggota Satgas COVID-19 RS Unair dr Wiwin Is Effendi SpP mengatakan, secara khusus terapi obat tidak ada. Namun tergantung dari hasil pemeriksaan dokter. Sebab, hingga saat ini belum ada terapi khusus. Namun yang perlu dilakukan adalah mengubah pola hidup.

"Misal sesak dan diperlukan obat sesak untuk diminum atau dihisap kalau perlu ya diberikan. Kalau secara umum long COVID-19 penanganannya ya memperbaiki pola hidupnya," kata Wiwin saat dihubungi detikcom, Jumat (27/8/2021).

Ia menjelaskan, saat orang terpapar COVID-19 kebanyakan tidak banyak bergerak. Ada yang bisa dilakukan untuk mencegah long COVID-19 atau agar tidak berkepanjangan.

Seperti latihan napas melalui mulut dan dikeluarkan pelan-pelan. Kemudian napas dari hidung dikeluarkan pelan-pelan dari mulut.

"Atau melakukan aktivitas fisik yang ringan dulu, seperti jalan-jalan dan lain-lain. Berjemur juga bisa untuk menambah vitamin D dalam tubuh," ujarnya.

Menurut Wiwin, long COVID-19 juga ada yang terpengaruh dari komorbid pasien. Hal yang paling memberatkan adalah kibrosis, atau paru-parunya lebih kaku.

"Entah bagaimana prosesnya kibrosis. Karena di beberapa pasien ditemukan itu. Karena saat COVID-19 parunya kan rusak, nah itu diganti. Diganti dengan jaringan parut seperti luka di kulit. Jadi ada beberapa bagian paru yang rusak, jadi parunya jadi kaku. Sehingga pola napasnya nggak bisa normal," jelasnya.

Ia menegaskan, long COVID-19 tidak hanya terjadi usai terpapar Corona varian Delta, melainkan semua varian. Sebab, kasus long COVID-19 ini dirasakan sejak awal pandemi.

"Saya belum menemukan perbedaan terkait long COVID-19 dari masing-masing varian. Tapi sepemahaman saya, varian Delta concern-nya itu pada daya tular, bukan keparahannya. Artinya orang sakit cuma 10 orang tapi berat semua, beda ada orang sakit menularkan ke 30 orang tapi ringan semua. Jadi Delta ini lebih ke daya tularnya bukan keparahannya," pungkasnya.

sumber:detik.com




 
Berita Lainnya :
  • IKAD 2025 Kategori Unggul, Akses Keuangan Masyarakat Tebing Tinggi Raih Skor 5,60
  • Hak Jawab Yayasan Ismail Idris Bersaudara Ngaku Ahli Waris Pemilik Lahan Pasar Baru Panam di Duga Penuh Dengan Kebohongan 
  • Disorot Pemberitaan, Camat Tebing Tinggi Cek Galian Kuta Baru: Tak Ada Aktivitas, Alat Berat Masih di Lokasi dan Temuan Dilaporkan ke Satpol PP
  • Dua Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Dump Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi
  • Afriadi Andika, S.H., M. H. Sebagai Praktisi Hukum, dan wakil Pemimpin Redaksi Tipikor TV Mengapresiasi Dedikasi dan Pengabdian Polisi Wanita (Polwan) dalam Menjaga keamanan serta Memberikan Perlindungan dan Pelayanan kepada Masyarakat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 IKAD 2025 Kategori Unggul, Akses Keuangan Masyarakat Tebing Tinggi Raih Skor 5,60
    02 Hak Jawab Yayasan Ismail Idris Bersaudara Ngaku Ahli Waris Pemilik Lahan Pasar Baru Panam di Duga Penuh Dengan Kebohongan 
    03 Disorot Pemberitaan, Camat Tebing Tinggi Cek Galian Kuta Baru: Tak Ada Aktivitas, Alat Berat Masih di Lokasi dan Temuan Dilaporkan ke Satpol PP
    04 Dua Pekerja Pemotong Rumput Tewas Ditabrak Dump Truk di Tol Medan-Tebing Tinggi
    05 Afriadi Andika, S.H., M. H. Sebagai Praktisi Hukum, dan wakil Pemimpin Redaksi Tipikor TV Mengapresiasi Dedikasi dan Pengabdian Polisi Wanita (Polwan) dalam Menjaga keamanan serta Memberikan Perlindungan dan Pelayanan kepada Masyarakat
    06 Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Makin Terang: Camat Klaim Sudah Laporkan ke DLH, Kabid Perkim-LH Sergai Tegaskan “Sampai Semalam Gak Ada Surat Terkait TSP”
    07 Dibangun Tahun 2025, Puskesmas Pembantu Pkl.Kerinci Timur Sudah Rusak, Siapa yang Bertanggung jawab
    08 Kantor Disdik Pelalawan Terlihat Seperti Tak Terurus Bahkan Kondisi Bangunan Memprihatinkan
    09 Humas PKS PT TSP Disorot Tajam, Respons Dugaan Limbah Sungai Bah Sombu Minim; Rangkap Peran Kades Jadi Perhatian Publik, Kadis PMD: Belum Ada Larangan Khusus
    10 Gerebek Sarang Narkoba di Pulau Tagor, Polisi Temukan Bong dan Peralatan Diduga Bekas Pakai Sabu
    11 Wartawan Opsinews.com Diteror Pesan dan Audio dari Nomor Tak Dikenal Usai Soroti Dugaan Galian C Kuta Baru
    12 Warganet Tantang Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Mandi di Sungai Bah Sombu Saat Diduga Ada Aliran Limbah PKS
    13 Kades Kuta Baru Tegaskan Pemdes Tak Pernah Terbitkan Rekomendasi Galian C, Camat dan Polres Tebing Tinggi Belum Beri Jawaban Lanjutan
    14 Diduga Tak Berizin, Aktivitas Galian C Tanah Urug di Kuta Baru Sergai Bebas Beroperasi
    15 Viral Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu, Camat Sipispis Klaim Sudah Laporkan ke DLH Sergai, Kini Menunggu Kroscek Lapangan
    16 Empat Bulan Buron, Terduga Pelaku Pencurian Microbus Senilai Rp110 Juta Ditangkap Tim URC Polres Sergai
    17 Dugaan Aliran Cairan ke Sungai Bah Sombu Disorot, Respons Kabid Perkim-LH Sergai Dipertanyakan
    18 Wali Kota Tebing Tinggi Hadiri Rakor Regional Sumatera, Perkuat Sinergi Lintas Sektor Kejar Target Zero Stunting
    19 Warga Minta Bupati Sergai Evaluasi Camat Sipispis, Soroti Respons Dugaan Limbah ke Sungai Bah Sombu
    20 Dinas Perkim-LH Sergai Tegaskan Pengawasan Tetap Berjalan, Warga Soroti Respons Camat Sipispis dan Kepala Desa Silau Padang
    21 Sempat Buang Barang Bukti Saat Dikejar Polisi, Residivis Narkoba di Pantai Cermin Kembali Diringkus
    22 Dugaan Aliran Limbah ke Sungai Bah Sombu Disorot, Camat Sipispis dan Kades Silau Padang Belum Beri Tanggapan
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik