Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
LAPORAN NINIK MAMAK MASYARAKAT TELUK KENIDAI DI PETI ES OLEH PENYIDIK POLDA RIAU
Sabtu, 18-11-2023 - 08:12:42 WIB
Lokasi
TERKAIT:
   
 

Tambang. OPSINEWS.COM-Aktifitas Ilegal Minning atau Galian C di daerah Desa Teluk Kenidai, Kecamatan Tambang, kian mengkuatirkan. Pasalnya, ibarat jamur di musim semi, kian hari kian  banyak, kian ganas dan kebal hukum. Sudah dua bulan laporan di Polda Riau bagaikan dimasukkan dalam peti es. Menurut Ketua Komunitas Pecinta Alam Riau. Kennedy Santosa.

Kokohnya pertahanan para mafia ini, disebut-sebut atau diduga ada keterlibatan pembekingan dari aparat Kepala Desa Teluk Kenidai dan juga oknum kepala dusun setempat, sehingga kuat juga dugaan adanya jaringan mafia Ilegal Minning -- demikian dikutip dari salah satu media online.

Memang semua tergantung terhadap netralitas, dan ke profesionallan aparat penegak hukum (APH) dalam melaksanakan fungsi mereka sebagai pelaku pemberantas kejahatan lingkungan. Dikawasan Desa Teluk Kenidai banyak praktek Ilegal yang beroperasi yang terbesar Galian C Ilegal milik Inisial F dan Juga Kadus di Desa Tersebut. Selanjutnya bisnis Ilegal Logging. Yang merupan penyuplai kayu untuk masyarakat kota Pekanbaru. Tutur Kennedy Santosa.

Apa lagi saat ini, sejumlah Ninik mamak yang tidak mau kampung mereka di rusak oleh oknum-oknum mafia Ilegal Minning, telah membuat laporan pengaduan ke Polda Riau, mereka memohon agar Polda Riau yang diberikan kepercayaan penuh untuk menjalankan amanah undang-undang agar tidak tutup mata.

Pantauan team tabloidmentari.com jauh hari, tidak henti-hentinya alat berat terlihat bekerja, suara mesin sedot yang memecah gendang telinga terus menjalankan tugasnya. Begitu juga suara terbahak-bahak para mafia yang kebal hukum, seakan menari-nari menikmati penghasilan pribadi dari kehancuran alam dan negeri.

Air keruh, nelayan yang biasanya dengan siul gembira meraih rezeki, kini tertegun tidak berdaya, apa mau di kata mereka mau hentikan yang punya peting-petinggi negeri, mau diamuk takut masuk bui. Tidak ada lagi upaya yang dilakukan masyarakat selain diam berharap kepada Polda Riau, untuk membasminya.

Kini sebagai masyarakat yang baik, masyarakat bahkan Ninik mamak telah melaporkan dan membawa segala bukti kejahatan para mafia ini. Tapi Sayang Dua Bulan Laporan di Peti Es kan Oleh Penyidik Polda Riau, Bahkan Dirkrimum bilang kepada wartawan itu bukan wewenang kami itu tugas Dirkrimsus Polda Riau. Kalau tidak juga ada tindakan dari KaPolda Riau, maka ke profesionallan KaPolda Riau dalam menyelamatkan lingkungan harus di pertanyakan. Dan Bila sampai akhir bulan ini tidak dilakukan tindaklanjutnya maka KOPARI akan melaporkan Oknum Polda Riau ke Dirpropam Mabes Polri. Saat ini sudah dipermunah dengan mengirimkan laporan via Barcode. Tutur Kennedy Santosa.

Patut di duga memang oknum-oknum APH tidak lagi sanggup berdiri lantaran sudah kenyang ikut serta menikmati Upeti dari kejahatan lingkungan ini?. Sah-sah saja masyarakat memiliki ketidakpercayaan dan berasumsi terhadap institusi APH, sebab aktifitas Ilegal Minning atau Galian C di Teluk Kenidai ini sudah beroperasi sekian tahun tanpa ada tindakan penertiban.

Kini terpantau, ulah penggalian menggunakan alat berat ini,  danau-danau tercipta, setelah hasil seperti timbunan dan akuari mereka kuras, lalu mereka tinggalkan seperti tidak berdosa. Ada pula, dengan dalih membersihkan danau, bukan semak danau yang mereka angkat malah batu dan kerikil yang mereka sedot. Sungguh kejahatan yang berefek pada masa depan anak cucu kita nanti.

Untuk di Kecamatan Tambang itu bisa dikatakan para mafia ini lebih hebat ketimbang APH ibarat tikus dengan kucing, tikusnya lebih hebat menari sehingga kucing terlena menatapi bujuk rayu tikus. TOM & Jerry.

Bahkan, para mafia juga nekat dan tanpa rasa takut membuka garis polisi yang dipasang oleh Polsek Tambang. Nampaknya, Judul Pemberitaan USIR KAPOLDA RIAU DARI RIAU BEBERAPA TAHUN YANG LALU PERLU DIBUATKAN. KARENA TAK MAMPU MENERTIBKAN GALIAN C ILEGAL DI RIAU. Untuk  profesionalitas KaPolda Riau Irjen Pol M. Iqbal, S.IK., M.H dinantikan masyarakat.** Tim




 
Berita Lainnya :
  • Pemilik Tanah Kavlingan Rimbo Panjang Resah,ALdan SY Jaringan Mafia Tanah Sudah Jadi Terlapor Masih Bebas Berkeliaran Cari Mangsa 
  • PIMPIN APEL GABUNGAN ASN, WALI KOTA TEBING TINGGI TEGASKAN LIMA POIN PENTING: DISIPLIN, KINERJA, DAN PELAYANAN PUBLIK JADI PRIORITAS
  • Babak Belur Dianiaya di Depan Umum, IRT Warga Jalan Purnama Purwosari Dipukul di Kepala, Mata Bengkak Hidung Berdarah
  • Lebih dari 6 Titik Tambang Galian C Ilegal Mencuat ke Publik di Desa Parit Baru , Warga Duga Ada Pembiaran dan Perlindungan Oknum
  • Dewan Pimpinan Kecamatan Idanegawo LIRA Himbau Warga Ciptakan Lingkungan Bersih Bebas Kolusi Polusi dan Nepotisme
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Pemilik Tanah Kavlingan Rimbo Panjang Resah,ALdan SY Jaringan Mafia Tanah Sudah Jadi Terlapor Masih Bebas Berkeliaran Cari Mangsa 
    02 PIMPIN APEL GABUNGAN ASN, WALI KOTA TEBING TINGGI TEGASKAN LIMA POIN PENTING: DISIPLIN, KINERJA, DAN PELAYANAN PUBLIK JADI PRIORITAS
    03 Babak Belur Dianiaya di Depan Umum, IRT Warga Jalan Purnama Purwosari Dipukul di Kepala, Mata Bengkak Hidung Berdarah
    04 Lebih dari 6 Titik Tambang Galian C Ilegal Mencuat ke Publik di Desa Parit Baru , Warga Duga Ada Pembiaran dan Perlindungan Oknum
    05 Dewan Pimpinan Kecamatan Idanegawo LIRA Himbau Warga Ciptakan Lingkungan Bersih Bebas Kolusi Polusi dan Nepotisme
    06 Tragis! Pengendara Yamaha NMAX Tewas Terlindas Truk di Jalinsum Perbaungan
    07 Sebutan Nama Hamba Allah terus Berbagi Semoga Jadi Barokah dan Meringankan Beban Saudara -saudara kita 
    08 Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Serahkan Kendaraan Dinas, Perkuat Kesiapan Operasional Satuan
    09 Dukung Pembinaan Atlet dan Cegah Balap Liar, Wali Kota Tebing Tinggi Dorong Speed Grasstrack 2026 Naik Level Kejurnas
    10 Dugaan Dana Rp50 Juta Warnai Sengketa Lahan PT Arara Abadi, AJAR Siap Lapor ke Kejati dan Polda Riau
    11 Keluarga Korban Pengeroyokan Mengeluhkan Rekontruksi di Polres Pelalawan Ada yang Terlewatkan
    12 Polsek Siak Hulu Tangkap Pelaku Curas, 4 dari 7 Pelaku dan 3 orang lagi Dalam Pencarian
    13 Pokir DPRD Kampar Dicoret, Tokoh Masyarakat Kampar Angkat Bicara, Apa Hak sekda Disini
    14 LSM-AMTI Desak APH Periksa Sekda Kampar, Turangan; Dari Dugaan Nepotisme Hingga Anggaran Publikasi Yang Dicoret
    15 Petani Bance’e Bone Bersuara: Tanaman Jagung Milik Warga hasil Keringat Petani di Rusak dan di Bakar
    16 DPRD KABUPATEN PELALAWAN RAPAT PARIPURNA DALAM RANGKA MEMPERINGATI  HUT KABUPATEN PELALAWAN YANG Ke 27 TAHUN
    17 WALI KOTA TEBING TINGGI SALURKAN BANTUAN 10 KG BERAS KEPADA KELUARGA KURANG MAMPU, 10.000 KPM JADI SASARAN
    18 Meningkatkan Akuntabilitas Serta Mendukung Pengelolahan Kas Daerah,BPKAD Rohil Agar Akuntabel Transparan
    19 Polsek Siak Hulu Gelar Green Policing di Desa Buluh Cina dan Dukung Penuh Program Kapolri Penanaman Satu Juta Pohon
    20 WALI KOTA TEBING TINGGI SALURKAN BANTUAN PERMAKANAN UNTUK 30 WARGA RENTAN, TEKANKAN PENTINGNYA EMPATI DAN KEPEDULIAN SOSIAL
    21 POLRES SERGAI TEGASKAN PERANG TERHADAP NARKOBA: 1,16 TON KETAMINE DIUNGKAP DI SELAT MALAKA, KAPOLRES AJAK MASYARAKAT PERKUAT BENTENG ANTI-NARKOBA
    22 Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Pimpin Pergantian Pejabat, (Sertijab)Teguhkan Profesionalisme
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik