Home Nasional Daerah Politik Ekonomi Hukrim Olahraga LifeStyle Peristiwa Pendidikan Internasional Indeks
 
Oknum Dosen Universitas Jambi Dilaporkan Ke Polisi Diduga Dianiaya Mahasiswanya
Sabtu, 17-12-2022 - 14:18:50 WIB
TERKAIT:
   
 

Jambi. OPSINEWS,COM-Dunia pendidikan kembali tercoreng, dizaman keterbukaan informasi publik begini masih ada saja Pendidik sekelas dosen melakukan perbuatan tercelah terhadap anak didiknya dengan melakukan kekerasan fisik, hal ini dialami oleh salah satu mahasiswa Universitas Jambi Atur Widodo, Jumat malam 16/12/2022.

Atur widodo didampingi temannya membuat pengaduan kepolda Jambi karena tidak terima perlakuan yang dilakukan oleh dosennya tersebut.

Oknum dosen di Unversitas Jambi dilaporkan oleh mahasiswanya karena diduga melakukan penganiayaan. Dugaan penganiayaan tersebut dilakukan saat mahasiswa meminta arahan karena tidak bisa mengikuti ujian akhir smester atau UAS.

"menurut pengakuan Atur widodo Awal itu saya ini mau minta arahan untuk UAS, yang mana UAS itu UAS kewarganegaraan, jadi saya minta arahan dengan (terlapor) dosen PA saya, Saat itu saya WA dosen PA saya itu lalu salah paham dan saya ditelpon dan habis ditelpon, saya dipanggil sama dosen PA (terlapor) ini, lalu saya temui dosen PA itu ke gedung Porkes dan disitulah terjadi penganiayaan," Ucap, Atur.

"Saya ini kan mau ikut kejuaraan Pencak Silat di Palembang, cuman lantaran karena merasa salah paham mungkin, dosen PA itu marah, waktu dia marah, di marahnya itulah saya di aniaya olehnya dengan memukul dibagian muka, perut lalu saya juga ditendang, dan kick tangan saya yang cacat ini juga sakit tidak bisa di gerakan,"

Tidak hanya sampai disitu Atur juga mengaku dihina oleh dosen PA nya itu dengan kata-kata tidak senonoh dan tak pantas diucapkan oleh seorang pendidik seperti PA lantaran kondisi tangan Atur yang cacat dibagian sebelah kirinya itu.

"Saya waktu itu benar-benar dihajar olehnya. Lalu dia juga sampaikan ke saya, itu tangan kamu sudah buntung," sebut Atur

Atur Widodo melaporkan dosennya karena melakukan penganiayaan. Selain penganiayaan, mahasiswa yang menderita tuna daksa tersebut juga mengaku dihina oleh oknum dosen.

"Saya melaporkan ini ke polisi karena saya tidak terima saja dipukul dan dihina seperti ini saya tidak punya harga diri saja, saya sudah diperiksa tadi. Dan saya juga sudah memberikan keterangan ke polisi apa yang terjadi dan saya alami," terang Atur.

Sampai berita ini diturunkan informasi didapatkan dari teman Atur Widodo oknum dosen tersebut, berupaya memintanya melalui sambungan telpon supaya kasus ini jangan di besar-besarkan dan bisa diselesaikan secara kekeluargaan, karena kalau kasus ini mencuat kemedia bakal Viral, katanya PA.

(Idris)




 
Berita Lainnya :
  • Wartawan Kembali Diintimidasi Saat Liput PETI di Logas, Aktivitas Tambang Ilegal Diduga Masih Bebas Beroperasi
  • Warga Dapil 5 Siak hulu Kampar, di Soroti Dana Pokir Miliaran Rupiah Tak Ada Jejaknya
  • Pemko Tebing Tinggi Perkuat Keselamatan di Perlintasan Kereta Api, Siapkan Langkah Strategis pada Regulasi, Infrastruktur, dan Edukasi
  • Rahudman Harahap Ingatkan Insan Pers JMSI Junjung Tinggi Profesionalisme dan Integritas
  • Polres Sergai Ungkap 38 Kasus Narkoba dalam Operasi Antik Toba 2026, 58 Tersangka Diamankan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    + Indeks Berita +
    01 Wartawan Kembali Diintimidasi Saat Liput PETI di Logas, Aktivitas Tambang Ilegal Diduga Masih Bebas Beroperasi
    02 Warga Dapil 5 Siak hulu Kampar, di Soroti Dana Pokir Miliaran Rupiah Tak Ada Jejaknya
    03 Pemko Tebing Tinggi Perkuat Keselamatan di Perlintasan Kereta Api, Siapkan Langkah Strategis pada Regulasi, Infrastruktur, dan Edukasi
    04 Rahudman Harahap Ingatkan Insan Pers JMSI Junjung Tinggi Profesionalisme dan Integritas
    05 Polres Sergai Ungkap 38 Kasus Narkoba dalam Operasi Antik Toba 2026, 58 Tersangka Diamankan
    06 JMSI Sumut Matangkan Persiapan Raker dan Pelantikan Pengurus Daerah, Perkuat Konsolidasi Media Siber di Sumut
    07 Dua Pria Diamankan di Perkebunan Sawit, Polres Sergai Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkotika
    08 Lapor Pak Walikota Pekanbaru! Das Mantan Napi Narkoba Gunakan Rompi Pemko Pekanbaru Alih Fungsikan Lahan Parkir Pasar Jadi Lapak Pedagang dengan Sewa Hingga Rp 20 Ribu Per Lapak
    09 Pemko Tebing Tinggi Pertahankan Opini WTP Delapan Kali Berturut-turut, Bukti Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Transparan
    10 Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Polres Sergai Teguhkan Komitmen Jaga Persatuan dan Layani Masyarakat dengan Integritas
    11 Satlantas Polres Sergai Gerak Cepat Tangani Empat Kecelakaan dalam Sehari, Mayoritas Dipicu Kelalaian Pengemudi
    12 Razia Gabungan Polres Sergai Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Narkoba di THM, 27 Pengunjung Diamankan
    13 Polres Sergai Tebar Kepedulian di Hari Raya Idul Adha 1447 H, Salurkan Daging Qurban untuk Warga dan Personel
    14 Kecelakaan di Jalinsum Sei Bamban, Lima Orang Luka-Luka Usai Dua Sepeda Motor Bertabrakan
    15 Polres Sergai Fasilitasi Pemulangan Pasutri dan Dua Anak ke Jakarta, Wujud Nyata Pelayanan Humanis Polri Presisi
    16 WARTAWAN MITRA HUMAS POLRES SERGAI BERDUKACITA ATAS WAFATNYA IBU LAILA NURNANI
    17 Makna Kebersamaan dan Gotong Royong,Dinas PUPR Rayakan Idul Adha Dengan Peyembelihan Hewan.
    18 Terindikasi Penyalahgunaan Dana BOS di SMKN Perhentian Raja jadi lahan korupsi bagi Oknum para Mafia
    19 Praktik Kartel Sawit di Pesisir Selatan, Relawan Prabowo Gibran: “Negara Tidak Boleh Kalah dari Mafia Harga Sawit
    20 APPSI Tulungagung Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pasar Rakyat Hadapi Gempuran Perdagangan Digital
    21 Tragis di Jalinsum Perbaungan, Pemuda 19 Tahun Tewas dalam Tabrakan Motor dan Truk, Polisi Buru Sopir yang Kabur
    22 Polres Sergai Musnahkan Sabu dan Ekstasi Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba, Wujud Komitmen Selamatkan Generasi Bangsa
     
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © OPSINEWS.COM | Transformasi untuk Publik